Siapa yg berhak menerima zakat penghasilan - Berbicara tentang zakat penghasilan, ada beberapa kelompok atau golongan yang boleh menerima zakat penghasilan ini, selain itu maka tidak dibolehkan menerima zakat penghasilan.

Kurang lebih ada 8 asnaf (kelompok) yang wajib menerima zakat penghasilan menurut agama islam dan berdasarkan ayat (At-Taubah 9:60). Siapa sajakah yang berhak menerima zakat penghasilan menurut islam tersebut.

8 Asnaf Yg Berhak Menerima Zakat Penghasilan

yg berhak menerima zakat penghasilan
yg berhak menerima zakat penghasilan
Terdapat 8 asnaf (kelompok) yang wajib atau hanya boleh menerima zakat, siapa saja Mereka ? Simak penjelasannya berikut ini.

“Sesungguhnya sedekah-sedekah (zakat-zakat) itu hanyalah untuk orang¬orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para muallaf yang di bujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak. Orang-orang yang berhutang, untuk jalan Allah,dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah; dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana”. (QS. al-Taubah/9:60)

1. Orang Orang Fakir

Fakir ini adalah orang yang paling miskin, kalau ada istilah miskin, maka fakir ini adalah orang yang lebih miskin dari miskin disebut fakir.

2. Orang Orang Miskin

Miskin adalah orang yang 1 tingkat lebih baik dari orang fakir, maka orang orang miskin ini boleh menerima zakat penghasilan dari orang yang ingin berzakat dijalan Allah.

3. Amil Zakat (Orang Yang Mengurus Zakat)

Bukan hanya bercerita tentang orang fakir dan miskin, namun zakat penghasilan juga boleh diberikan kepada pelaksana zakat yaitu amil zakat. Merekalah yang membagikan zakat zakat dari suatu tempat hingga kepada orang orang yang membutuhkan zakat seperti orang fakir dan miskin.

4. Para Muallaf

Mengapa para muallaf harus menerima zakat ? Karena mereka ini orang yang tergerak hatinya untuk menerima kebenaran, bukan main para muallaf ini tentu akan di usir dari keluarga mereka yang masih memeluk agama yang lama. Jadi Kita harus memberikan bantuan kepada Mereka karena himpitan ekonomi.

5. Budak Budak (Memerdekakan Mereka)

Untuk saat ini sepertinya perbudakan sudah tidak, datangnya Islam yang dibawah Nabi Muhammad SAW berhasil menghapus perbudakan yang terjadi hampir diseluruh belahan dunia pada zaman itu. Jadi untuk budak di tahun sekarang sepertinya sudah tidak ada lagi.

6. Orang Orang Yang Memiliki Hutang

Orang yang memiliki hutang hutang kepada orang lain boleh menerima zakat untuk membantu pelunasan hutang hutang tersebut. Karena Kamu tidak akan masuk surga jika masih memiliki hutang hutang yang belum terbayar, kecuali Mereka sudah mensedekahkannya kepadamu.

7. Orang Orang Yang Berada Dijalan Allah

Mereka ini juga boleh menerima zakat penghasilan, yaitu orang orang yang berjuang dijalan Allah SWT, mereka yang menegakkan keadilan, menjelaskan mana yang haq dan bathil. Mereka ini adalah pejuang agama Allah di dunia.

8. Pengembara Atau Orang Yang Sedang Dalam Perjalanan

Bagi orang yang sedang dalam perjalanan maka boleh menerima zakat yang diberikannya kepadanya, sesuai yang dijelaskan Allah SWT dalam ayat At-Taubah tersebut.

Berapa Penghasilan Yang Dikenakan Zakat Penghasilan

Untuk penghasilan yang dikenakan zakat penghasilan adalah jika gaji Kamu mencapai 20 keping dinar, pada zaman Nabi dahulu tidak ada uang kertas seperti zaman sekarang, adanya duit logam yang memiliki nama dinar. Siapa yang memiliki 20 keping dinar maka sudah dikenakan zakat.

Berapa 20 keping dinar sekarang ? 1 keping dinar itu beratnya 4.25gr. Berarti 4.25gr x 20 = 85gr. Jika Kita misalkan harga emas Rp.600.000,-/gr maka 85gr x Rp.600.000,- = Rp. 51.000.000 (Setahun). Nah untuk penghasilan yang mencapai Rp.51.000.000 dalam setahun maka wajib membayar zakat.

Jika Kita ubah kedalam bulan, maka tinggal bagikan saja Rp.51.000.000,- : 12 = Rp.4.250.000,-. Berarti penghasilan yang lebih dari Rp.4.250.000/bulan wajib membayar zakat penghasilan.

Jika gaji Kamu selama sebulan tidak lebih dari jumlah yang diatas, maka Kamu belum wajib membayar zakat, namun jika tetap ingin membayar zakat namanya bukan zakat tapi menjadi sedekah.

Sekian artikel tentang siapa saja yg berhak menerima zakat penghasilan menurut agama islam, semoga artikel ini bermanfaat untuk Saudaraku yang mencari informasi seputar zakat penghasilan.

Siapa Saja Yg Berhak Menerima Zakat Penghasilan Menurut Islam

Berhubungan badan atau intim dibolehkan bagi mereka yang sudah menikah, dan sudah menjadi halal bagi 1 sama lainnya, namun ada yang perlu Kamu ketahui sebelum melakukan hubungan badan kepada suami ataupun istri.

Apa itu ? Adalah waktu waktu yang dilarang untuk melakukan hubungan badan atau intim, maka hindarilah waktu waktu ini selagi Kamu bersama pasangan mampu untuk menghindarinya, lantas kapan saja waktu yang dilarang untuk berhubungan intim menurut islam.

Waktu Yang Dilarang Untuk Berhubungan Intim Menurut Islam

waktu yang dilarang untuk berhubungan intim menurut islam
waktu yang dilarang untuk berhubungan intim menurut islam
Berikut inilah beberapa waktu yang dilarang melakukan hubungan intim atau badan kepada pasangan.
1. Janganlah melakukan hubungan badan pada siang hari pada bulan ramadhan, jika tetap melakukannya maka Kamu akan dikenakan kafarat, sebagaimana hadist Nabi Muhammad SAW.

Kafarat Yang Dikenakan Bagi Mereka Yang Berhubungan Saat Puasa Ramadhan

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata, ketika kami duduk-duduk bersama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, tiba-tiba datanglah seseorang sambil berkata: “Wahai, Rasulullah, celaka !” Beliau menjawab,”Ada apa denganmu?” Dia berkata,”Aku berhubungan dengan istriku, padahal aku sedang berpuasa.” (Dalam riwayat lain berbunyi : aku berhubungan dengan istriku di bulan Ramadhan). Maka Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata,”Apakah kamu mempunyai budak untuk dimerdekakan?” Dia menjawab,”Tidak!” Lalu Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata lagi,”Mampukah kamu berpuasa dua bulan berturut-turut?” Dia menjawab,”Ttidak.” Lalu Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya lagi : “Mampukah kamu memberi makan enam puluh orang miskin?” Dia menjawab,”Tidak.” Lalu Rasulullah diam sebentar. Dalam keadaan seperti ini, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam diberi satu ‘irq berisi kurma (Al irq adalah alat takaran) (maka) Beliau berkata: “Mana orang yang bertanya tadi?” Dia menjawab,”Saya orangnya.” Beliau berkata lagi: “Ambillah ini dan bersedekahlah dengannya!” Kemudian orang tersebut berkata: “Apakah kepada orang yang lebih fakir dariku, wahai Rasulullah? Demi Allah, tidak ada di dua ujung kota Madinah satu keluarga yang lebih fakir dari keluargaku”. Maka Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tertawa sampai tampak gigi taringnya, kemudian (Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam) berkata: “Berilah makan keluargamu!”

2. Jangan melakukan hubungan biologis atau badan pada saat istri sedang dalam masa haid ataupun menstruasi, jauhilah dirimu (suami) hingga mereka (istri) benar benar telah suci.

Mengapa Dilarang Berhubungan Pada Saat Istri Sedang Haid Atau Menstruasi

“Mereka bertanya kepadamu tentang haidh. Katakanlah haidh itu adalah kotoran. Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita diwaktu haidh dan janganlah kamu mendekati mereka sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci maka campurilah mereka itu ditempat yang diperintahkan Allah kepadamu.” (QS Al-Baqarah: 222)

“Hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita diwaktu haidh‘ maksudnya jima’ (di kemaluannya) khususnya karena hal itu haram hukumnya menurut ijma’. Pembatasan dengan kata “menjauh pada tempat haidh’ menunjukkan bahwa bercumbu dengan istri yang haidh, menyentuhnya tanpa berjima’ pada kemaluannya adalah boleh. (Tafsir As Sa’di jilid 1, hal 358)

Sabda Nabi shallallahu “alaihi wasallam, “Lakukanlah segala sesuatu terhadap isterimu kecuali jima.” (Shahih Ibnu Majah no:527, Muslim I:246 no 302)

Selain dari 2 waktu tersebut, maka silahkan Kamu gauli istri atau suami sebagaimana yang di jelaskan Allah SWT dalam Quran surah Al-Baqoroh ayat 223.
Isteri-isterimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok-tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki. Dan kerjakanlah (amal yang baik) untuk dirimu, dan bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa kamu kelak akan menemui-Nya. Dan berilah kabar gembira orang-orang yang beriman. Qs.2:223

Doa Sebelum Melakukan Hubungan Badan Dengan Pasangan

Bukan hanya ada larangan pada waktu waktu tertentu untuk melakukan hubungan intim dengan pasangan, namun juga harus ada doa yang di baca atau di lafazkan sebelum Kamu melakukan hubungan intim dengan istri.
اللَّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ ، وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا
[BISMILLAH ALLAHUMMA JANNIBNAASY SYAITHOONA WA JANNIBISY SYAITHOONA MAA ROZAQTANAA]
Artinya: “Dengan (menyebut) nama Allah, ya Allah jauhkanlah kami dari (gangguan) setan dan jauhkanlah setan dari rezki yang Engkau anugerahkan kepada kami” 

Demikianlah beberapa waktu yang dilarang untuk berhubungan intim menurut islam, semoga artikel pembahasan tentang hubungan intim atau badan yang berkaitan dengan agama islam dapat menjadi ilmu yang berkah bagi Kamu yang membaca ini. 

Waktu Yang Dilarang Untuk Berhubungan Intim Menurut Islam

Poligami lebih dianjurkan didalam Islam dari pada harus berhubungan gelap dengan seorang wanita lain, 1 hal yang harus diingat bahwa poligami hanya dianjurkan bagi laki-laki. Didalam Al-Quran Allah SWT berkata: "Nikahilah 2,3,4 Wanita, Jika Tidak Bisa Adil Maka Cukup 1 Saja". Allah SWT menyuruh kepada kaum adam untuk menikahi wanita 2,3,4 dengan catatan harus bisa berlaku adil, jika tidak bisa maka cukup 1 saja. 

poligami

Banyak para istri-istri yang tidak suka jika suami berpoligami dengan wanita lain, dengan alasan tidak mau membagi cintanya, takut tidak disayang lagi, dan lain sebagainya. Namun jika sang istri lebih mengerti tentang Islam maka sesungguhnya dia akan menyuruh sang suami untuk berpoligami bukan malah tidak setuju untuk melakukan poligami.

Dalil poligami berdasarkan ayat Al-Quran


وَإِنْ خِفْتُمْ أَلَّا تُقْسِطُوا فِي الْيَتَامَىٰ فَانْكِحُوا مَا طَابَ لَكُمْ مِنَ النِّسَاءِ مَثْنَىٰ وَثُلَاثَ وَرُبَاعَ ۖ فَإِنْ خِفْتُمْ أَلَّا تَعْدِلُوا فَوَاحِدَةً أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ ۚ ذَٰلِكَ أَدْنَىٰ أَلَّا تَعُولُوا
Artinya: Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak) perempuan yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita (lain) yang kamu senangi. 2,3,atau 4. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka kawinilah seorang saja.

Hampir semua orang yang poligami menggunakan ayat Quran tersebut untuk berargumen. Namun tetap sedikit Istri yang rela menerima Suami mereka untuk berpoligami, karena kurangnya tingkat keimanan Istri kepada Allah SWT.

Dampak dari berpoligami?


Tentu saja orang-orang yang berpoligami itu memilki dampak-dampak yang hebat, bisa terjadi keretakan dalam rumah tangga, bisa terjadi cek-cok, bahkan bisa terjadi perceraian. Dan Allah SWT tidak suka dengan orang-orang yang melakukan perceraian. Hal ini dikarenkan sang suami berpoligami secara diam-diam dan tidak mau mendiskusikan bersama sang Istri. Maka untuk menghindari dampak-dampak tersebut lebih baik untuk mendiskusikan terlebih dahulu kepada Istri dan minta persetujuannya.

Namun lain halnya dengan Suami yang sudah meminta ijin kepada Istri untuk berpoligami dan Istri memberikan ijin karena ridho Allah SWT. Dampak tersebut tidak akan terjadi, malah sebaliknya hubungan mereka lebih harmonis di antara para Istri. Ini dikarenkana mereka yakin dengan Allah dan Allah memberikan ridho-Nya sehingga hubungan keluarga mereka akan dijaga oleh sang Pencipta langit dan bumi. Bukan Allah sebaik-baiknya penjaga?

Manfaat poligami?


Poligami memiliki manfaat yang benar benar hebat, antara lain adalah suami jika merasa jenuh dengan Istri 1, maka dia dapat menggauli Istri yang lainnya. Hal ini seperti makanan, jika kita memakan ayam setiap hari tentulah kita akan merasakan jenuh, namun jika lauknya di ganti dengan ikan, maka justru akan memberikan energi yang baru, dan bukan berarti kita akan meninggalkan lauk ayam tersebut. Dan kita juga dapat mengkombinasikan antara ayam dan ikan.

Bagaimana syarat berpoligami?


Poligami memiliki syarat serta hanya boleh dilakukan oleh Suami. Antara lain syarat tersebut adalah:
  1. Jumlah Maksimal Istri Tidak Lebih Dari 4 Orang
  2. Mampu Berlaku Adil Terhadap Semua Istri
  3. Tidak Boleh Berpoligami Dengan 2 Wanita Yang Bersaudara
  4. Bisa Menjaga Kehormatan Istri-Istrinya
  5. Tidak Melupakan Ibadah Kepada Allah SWT

Berikut pembahasan artikel poligami menurut islam dan dalilnya serta siapa pelaku yang harus dan tidak, semoga dapat menjadi rujukan para suami dan istri.

Berpoligami Berdasarkan Islam dan Dalilnya

Bagaimana hukum bersetubuh dengan istri melalui duburnya? bolehkah kita bersetubuh melalui belakang? Dalam islam terdapat beberapa garis panduan yang harus diikuti oleh seorang muslim ketika akan bersetubuh. Diantaranya bahwa dilarang bersetubuh melalui dubur istri karena perbuatan seperti ini menyalahi aturan islam serta haram dari sisi syariat.

hukum bersetubuh melalui dubur

Dalil hukum bersetubuh melalui dubur

1) Dari Hadits Nabi SAW:
"Terlaknatlah golongan yang mendatangi istri mereka pada duburnya"

2) Dari Ibnu Abbas, Rasulullah SAW bersabda: 
"Allah tidak akan memandang kepada lelaki yang berliwat, juga lelaki yang mendatangi istrinya pada dubur"

Hadits Rasulullah ini untuk melarang dan mengharamkan bagi suami yang mencoba untuk menjimak/bersetubuh dengan istri melalui dubur. Jika ini terjadi istri harus berusaha menolak permintaan suaminya. Karena perbuatan ini benar benar sangat terkutuk di sisi Allah SWT. Orang yang melakukan ini tentu telah menurunkan serta merendahkan darjat kemanusiaannya, serta termasuk kedalam orang orang yang dzalim serta bersifat binatang.

Wallahuallam, semua kita kembalikan kepada Allah SWT, berbuatlah yang baik baik, dan tentang hukum bersetubuh melalui dubur istri dapat Antum simpulkan sendiri



Bagaimana Hukum Bersetubuh Melalui Dubur Istri

Ulang tahun menjadi momen yang indah bagi sebagian orang dan sebagian juga akan merasakan momen yang sedih karena disamping berbahagia sesungguhnya umur mereka telah berkurang untuk hidup didunia.

Ucapan ulang tahun islami buat pacar, teman, sahabat, kerabat juga banyak sedang dicari diinternet, serta sebagian orang juga mencari arti barakallah fii umrik. Bagaiamana ucapan ulang tahun islami yang dianjurkan?

Ucapan selamat ulang tahun islami barakallah fii umrik

ucapan ulang tahun islami buat pacar
Source: ucapan.web.id
Berikut ini ucapa ulang tahun islami buat pacar, sahabat, kerabat, team, keponakan, suami, istri, ibu tercinta serta ucapan ulang tahun yang unik dan kreatif
Happy milad, barakallahu fii umrik - Semoga tercapai cita-citamu, senantiasa ada diidalam lindungan Allah SWT dan dimurahkan rezekinya
Barakallahu fii umrik - Semoga berkah di umur yang ke 20 tahun ini. Milad mubarak
Miladuki saidah, barakallhu fii umrik - Semoga berkah diumur ini dan senantiasa diberikan kenikmatan sampai akhir
Miladuki saidah - Semoga Allah selalu melimpahkan berkah kepada mu, dan semoga dapat menjadi wanita yang dirindukan surga
Barakallahu fii umrik - Semoga bahagia dan semoga senantiasa menjadi pribadi yang lebih baik kedepannya
Barakallahu fii umrik, Akhi. Semoga setiap perjuanganmu untuk meraih segala yang kau inginkan selalu di Rahmati dan di Ridhoi oleh Allah SWT.
Selamat milad kawan, semoga di usiamu yang bertambah, iman pun semakin sempurna, dan selalu dilimpahkan rahmat-Nya untuk setiap jalan mu menggapai mimpi. 


Apa arti barakallah fii umrik?

Arti barakallah fii umrik adalah Semoga Allah memberi berkah atas umurmu. Untuk ucapan balasan bagi orang yang mengucapkan barakallah fii umrik kepada kita adalah "Jazakallah khairan" yang artinya Semoga Allah membalas dengan kebaikanmu.

Ucapan balasan dari kita itu sebagai bentuk terimakasih dengan mendoakan kembali orang yang memberikan ucapan atau selamat kepada kita.

Itulah ucapan ulang tahun islami buat pacar, sahabat, keponakan, suami atau istri, kerabat, sahabat. Hanya perlu mengganti beberapa kalimat saja untuk penyesuaian kepada siapa ucapan ulang tahun islami tersebut dikirim

Bagaimana Ucapan Ulang Tahun Islami Barakallah Fii

Allah SWT memiliki 20 sifat wajib yang harus diketahui seluruh orang beriman, serta mengimani 20 sifat tersebut, dan Allah SWT juga memiliki 20 sifat mustahil. Di artikel ini kita hanya akan membahas 20 sifat wajib Allah SWT.

Sebagai umat islam, kita harus benar-benar meyakini 20 sifat wajib Allah SWT ini. Karena dengan meyakini serta beriman kepada-Nya kita akan menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya.



20 sifat wajib allah dan penjelasannya
20 sifat wajib dan mustahil Allah SWT


Apa Pengertian beriman kepada Allah SWT dalam hal ini?

Iman dalam kamus bahasa indonesia artinya percaya atau yakin terhadap sesuatu. Sedangkan iman menurut (HR Thabrani) adalah "Iman adalah pengakuan dengan hati, pengucapan dengan lisan, dan pengamalan dengan anggota badan".

Dari hadits diatas dapat disimpulkan bahwa 3 unsur tersebut tidak bisa dipisahkan jika kita beriman kepada Allah SWT yaitu, hati, lisan dan anggota badan. Maka dari pada itu kita harus beriman kepada sifat mustahil bagi Allah dan sifat wajib bagi Allah.

Berapa jumlah sifat Allah SWT?

Sifat Wajib
Artinya adalah sifat-sifat yang benar dimiliki oleh Allah SWT serta kita harus yakin bahwa Allah itu benar dengan segala sifat-Nya
Sifat Mustahil
Artinya adalah sifat-sifat yang tidak mungkin ada pada Allah SWT, dan tidak mungkin Allah dengan sifat mustahil ini.
Sifat Jaiz
Artinya adalah sifat yang mungkin bagi Allah SWT untuk berbuat sesuatu atau tidak berbuat sesuatu sesuai dengan kehendak-Nya. Artinya secara garis besar Allah itu tidak disuruh dan tidak ada yang melarang untuk melakukan sesuatu kepada seluruh makhluknya.


Berikut 20 sifat wajib Allah SWT yang harus diimani

Allah berbeda dengan makhluknya disebut dengan sifat mustahil, langsung saja penjelasan tentang 20 sifat Allah SWT sebagai berikut:
  1. Wujud = Ada (Artinya adanya Allah itu bukan karena ada yang mengadakan atau menciptakan, tetapi Allah itu ada dengan dzat-Nya sendiri). Oleh karena itu kita tidak boleh meragukan atau mempertanyakan keberadaan-Nya, berimannya seseorang akan membuatnya berpikir dengan akal sehat bahwa alam semesta beserta dengan isinya ada karena Allah yang menciptakannya.
  2. Qidam = Dahulu / Awal (Artinya adalah Allah SWT sebagai pencipta lebih dulu ada daripada semesta alam beserta isinya yang Ia ciptakan). Allah SWT tidak berpermulaan karena sesuatu yang berpermulaan itu adalah baru dan sesuatu yang baru itu namanya makhluk (yang diciptakan). Dan Allah SWT itu bukan makhluk tetapi Khalik atau Maha Pencipta.
  3. Baqa' = Kekal (Artinya adalah kekalnya Allah SWT tidak berkesudahan atau penghabisan). Allah itu kekal tidak mati dan tidak pula dibangkitkan, tidak seperti semua makhluk-Nya yang memiliki masa awal dan akhir. Dahulu gagah perkasa setelah berumur 60 an mulai melemah dan akhirnya mengalami kematian.
  4. Mukhalafatuhu lil hawadis = Berbeda dengan ciptaan-Nya (Artinya adalah bahwa Allah itu berbeda dengan semua makhluk yang pernah diciptakan). Tidak ada sesuatu pun didunia yang serupa dengan Dia.
  5. Qiyamuhu binafsihi = Allah berdiri sendiri (Artinya adalah Allah SWT itu berdiri dengan dzat sendiri tanpa membutuhkan bantuan yang lain). Maksudnya keberadaan Allah SWT itu ada dengan sendirinya tidak ada yang mengadakan atau menciptakan.
  6. Wahdaniyya = Esa / Tunggal (Artinya adalah Tuhan yang Maha Esa, baik itu dzat-Nya, sifat-Nya, maupun perbutan-Nya). Esa zat-Nya maksudnya zat Allah SWT itu bukanlah hasil dari penjumlahan dan perkiraan atau penyatuan satu unsur dengan unsur yang lain mkenjadi satu. Berbeda dengan mahluk, mahluk diciptakan dari berbagai unsur, seperti wujudnya manusia, ada tulang, daging, kulit dan seterusnya. Esa sifat-Nya artinya semua sifat-sifat kesempurnaan bagi Allah SWT tidak sama dengan sifat-sifat pada mahluk-Nya, seperti marah, malas dan sombong. Esa perbuatan-Nya berarti Allah SWT berbuat sesuatu tidak dicampuri oleh perbuatan mahluk apapun dan tanpa membutuhkan proses atau tenggang waktu. Allah SWT berbuat karena kehendak-Nya sendiri tanpa ada yang menyuruh dan melarang.
  7. Qudrat = Berkuasa (Artinya adalah Allah berkuasa atas segala sesuatu yang Dia ciptakan secara mutlak tidak terganggu gugat oleh siapa pun). Allah tidak mungkin bersifat lemah, jika Allah sudah berkehendak atas sesuatu tidak mungkin ada yang dapat mengalangi.
  8. Iradat = Berkehendak (Artinya adalah Allah SWT menciptakan alam semesta beserta isinya atas kehendak-Nya sendiri). Tanpa ada paksaan dari yang lain atau campur tangan dari siapa pun. Apapun yang Allah SWT kehendaki pasti terjadi, begitu juga setiap hal yang Allah SWT tidak kehendaki pasti tidak terjadi.
  9. Ilmu = Mengetahui (Artinya adalah Allah maha mengetahui segala sesuatu, meskipun pada hal yang tidak bisa terlihat). Allah SWT memiliki pengetahuan atau kepandaian yang sangat sempurna, artinya ilmu yang dimiliki Allah SWT itu tidak terbatas dan tidak pula dibatasi. Allah juga mengetahui segala sesuatu yang ada dialam semesta baik yang nampak maupun yang ghaib.
  10. Hayat = Hidup (Artinya adalah Allah itu tidak ada yang menghidupkannya melainkan hidup dengan dzat-Nya sendiri karena Allah Maha sempurna). Berbeda dengan manusia ada yang menghidupkan dan memerlukan makan, minuman, istirahat, dan lain sebagainya.
  11. Sam'un = Mendengar (Artinya adalah Allah SWT mendengar setiap suara yang ada di alam semesta ini, tidak ada suara yang terlepas dari pendengaran Allah SWT, bahkan seekor semut pun pasti didengar oleh Allah). Pendengaran Allah SWT berbeda dengan manusia yang memiliki frekuensi tertentu baru bisa mendengar suaranya.
  12. Basar = Melihat (Artinya adalah Allah SWT melihat segala sesuatu yang ada di alam semesta ini). Penglihatan Allah bersifat mutlak yang artinya tidak dibatasi oleh apapun.
  13. Kalam = Berbicara / Berfirman (Artinya adalah Allah itu berfirman dalam kitab-Nya yang diturunkan kepada para nabi dan rasul-Nya). Pembicaraan Allah SWT tentulah berbeda dari manusia karena Allah SWT tidak berorgan (Panca Indra).
  14. Kaunuhu Qadirun = Keadaan-Nya yang berkuasa (Artinya adalah Allah yang berkuasa mengadakan dan mentiadakan).
  15. Kaunuhu Muridun = Keadaan-Nya yang berkehendak menentukan (Artinya adalah Allah menghendaki dan menentukan tiap tiap segala sesuatu).
  16. Kaunuhu 'Alimun = Keadaan-Nya yang mengetahui (Artinya adalah Allah mengetahui akan tiap tiap sesuatu dan Allah pun dapat mengetahui isi hati manusia dan pikirannya).
  17. Kaunuhu Hayyun = Keadaan-Nya yang hidup (Artinya adalah Allah tidak akan pernah mati, tidak akan pernah tidur ataupun lengah).
  18. Kaunuhu Sami'un = Keadaan-Nya yang mendengar (Artinya adalah Allah mendengar akan tiap tiap makhluk, Allah mendengar pembicaraan manusia, permintaan atau doa hamba-Nya).
  19. Kaunuhu Basirun = Keadaan-Nya yang melihat (Artinya adalah Allah melihat akan tiap tiap benda yang ada, Allah selalu melihat gerak gerik kita. Oleh karena itu, hendaknya kita selalu berbuat baik).
  20. Kaunuhu Mutakallimun = Keadaan-Nya yang berbicara (Artinya adalah Allah itu berbicara, tidak bisu, Ia berbicara melalui firman atau ayat ayat Al Quran).

Itulah point dari 20 sifat wajib bagi Allah, Allah juga memiliki 20 sifat mustahil, serta Allah juga memiliki sifat jaiz. Tidak mungkin Allah bersifat rusak dan perbedaan sifat wajib dan mustahil bagi Allah.

Wajib Hukumnya Mengenal 20 Sifat wajib Allah SWT Serta Penjelasannya

Subscribe Our Newsletter